Senin, 22 Oktober 2012 0 komentar

Teori Organisasi Umum (Tugas 2)

1. Pada realita dalam suatu organisasi, pembagian kerja masih berlaku, Jelaskan !
  
Berikut ini ada beberapa dasar yang dapat dijadikan pedoman untuk mengadakan pembagian kerja. Pedoman-pedoman tersebut adalah:
  1. Pembagian kerja berdasarkan wilayah atau teritorial, misalnya wilayah timur, barat atau wilayah kecamatan, kabupaten dan lain sebagainya.
  2. Pembagian kerja berdasarkan jenis benda yang diproduksi, misalnya pada komponen suatu kendaraan, bagian pemasangan jok mobil, pemasangan rem mobil dan lainnya.
  3. Pembagian berdasarkan dari langganan yang dilayani, misalnya adalah langganan secara individual atau kelompok, pemerintahan atau non pemerintahan dan sebagainya.
  4. Pembagian kerja berdasarkan fungsi (rangkaian) kerja, misalnya bagian produksi, bagian gudang, bagian pengiriman dan lainnya.
  5. Pembagian kerja berdasarkan waktu, misalnya shif kerja pagi, siang dan malam.
Dari hal tersebut diatas maka akan tergambar atau terlihat pembagian kerja di dalam suatu organisasi, yakni:
  • Jumlah unit organisasi yang ada akan disesuaikan dengan kebutuhan dari organisasi tersebut.
  • Suatu unit organisasi ini harus mempunyai fungsi bulat dan berkaitan dengan yang lainnya.
  • Pembentukan unit baru hanya dilaksanakan bilamana unit yang ada sudah tidak tepat lagi untuk menampung kegiatan yang baru baik dari beban kerja maupun hubungan kerja.
  • Secara garis besar akan berpengaruh pada aktifitas dan sifat dari organisasi tersebut.

2. Contohkan dengan kasus sederhana mengenai standarisasi dapat mendorong koordinasi ?

Kesepakatan yang dibuat diawal pembentukan tim organisasi dapat mempermudah tim untuk berkoordinasi dengan baik antara sesama anggota organisasi. Contohnya : koordinasi yang dilakukan antara ketua dengan anggotanya untuk saling terbuka dalam melakukan suatu kegiatan dapat mempermudah berkembangnya koordinasi antara sesama anggota organisasi, karena untuk dapat saling berkoordinasi dengan baik harus ada saling keterbukaan antara satu dengan yang lain. Karena akan menyulitkan jika ada anggota yang tidak dapat dipercaya , hal ini akan mempengaruhi kinerja tim dan juga gerak sosial tim.

3. Jika terdapat bentuk organisasi seperti di bawah ini :


  a. Berapa arus hubungan komunikasi ?
ada 1 hubungan komunikasi yaitu antara si A dengan I, II, III dan IV

  b. Lengkapi gambar tersebut dengan garis arus hubungan komunikasi !

4. Jelaskan arti dari komunikasi adalah proses penyampaian keterangan ?

Komunikasi merupakan suatu proses dimana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi dengan bahasa nonverbal.

5. Organisasi menggunakan formalisasi akan memperoleh keuntungan. Sebutkan keuntungan tersebut beserta contohnya !

Berbicara dengan menggunakan bahasa formal dalam suatu lingkup organisasi sangat diperlukan hal ini dilakukan untuk mempermudah menyampaikan maksud yang ingin disampaikan. Misalnya : jika kita bertemu dengan rekan organisasi lain diluar organisasi yang sama bahasa yang digunakan adalah bahasa formal hal ini bermaksud untuk menunjukan kesopanan kita dalam menghormati dan menghargai orang lain walaupun kita tahu orang tersebut memiliki umur yang sama. Selain itu cara berbicara kita juga menunjukkan jati diri kita sehingga akan dapat mempermudah untuk orang lain percaya dan mau bekerja sama dengan kita.  
Minggu, 07 Oktober 2012 0 komentar

Teori Organisasi Umum (Tugas 1)

Di post kali ini saya akan menjawab pertanyaan yang diberikan oleh dosen sebagai tugas SoftSkill yang pertama. Berikut pertanyaan sekaligus jawabannya :

1. Jelaskan konsep dari Teori X dan Y ?

Teori X dan Y adalah teori yang menjelaskan bahwa suatu perilaku tertentu dapat membedakan mana yang pemimpin dan mana yang bukan pemimpin pada orang-orang. Konsep teori X dan Y dikemukakan oleh Douglas McGregor dalam buku The Human Side Enterprise di mana para manajer / pemimpin organisasi perusahaan memiliki dua jenis pandangan terhadap para pegawai / karyawan yaitu teori X atau teori Y.

A. Teori X

Pada Teori X ini menyatakan pada dasarnya manusia adalah makhluk pemalas yang tidak suka bekerja serta senang menghindar dari pekerjaan dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Pekerja memiliki ambisi yang kecil untuk mencapai tujuan perusahaan namun menginginkan balas jasa serta jaminan hidup yang tinggi. Dalam bekerja para pekerja harus terus diawasi, diancam serta diarahkan agar dapat bekerja sesuai dengan yang diinginkan perusahaan.

B. Teori Y

Teori ini memiliki anggapan bahwa kerja adalah kodrat manusia seperti halnya kegiatan sehari-hari lainnya. Pekerja tidak perlu terlalu diawasi dan diancam secara ketat karena mereka memiliki pengendalian serta pengerahan diri untuk bekerja sesuai tujuan perusahaan. Pekerja memiliki kemampuan kreativitas, imajinasi, kepandaian serta memahami tanggung jawab dan prestasi atas pencapaian tujuan kerja. Pekerja juga tidak harus mengerahkan segala potensi diri yang dimiliki dalam bekerja.
Ini adalah salah satu teori kepemimpinan yang masih banyak penganutnya. Menurut McGregor, organisasi tradisional dengan ciri-cirinya yang sentralisasi dalam pengambilan keputusan, terumuskan dalam dua model yang dia namakan Theori X dan Teori.Y.
Teori X menyatakan bahwa sebagian besar orang-orang ini lebih suka diperintah, dan tidak tertarik akan rasa tanggung jawab serta menginginkan keamanan atas segalanya.

Jadi, untuk tipe orang yang memiliki tipe teori X adalah orang dengan sifat yang tidak akan bekerja tanpa perintah, sebaliknya orang yang memiliki tipe teori Y akan bekerja dengan sendirinya tanpa perintah atau pengawasan dari atasannya. Tipe Y ini adalah tipe yang sudah menyadari tugas dan tanggung jawab pekerjaannya.


2. Apa yang dimaksud dengan Teori Manajemen Ilmiah ?

Teori Manajemen Ilmiah termasuk kedalam Teori Organisasi Klasik, karena dalam teori ini juga berhubungan dengan adanya Tujuan, wewenang, kegiatan dan kerjasama.
Teori Manajemen Ilmiah menurut para ahli :

Herrrington Emerson (1853 – 1931) :

Beliau berpendapat bahwa penyakit yang mengganggu sistem manajemen dalam industri adalah adanya pemborosan dan inefisinesi. Oleh karena itu ia menganjurkan :
1. Tujuan jelas
2. Kegiatan logis
3. Staf memadai
4. Disiplin kerja
5. Balas jasa yang adil
6. Laporan terpecaya
7. Urutan instruksi
8. Standar kegiatan
9. Kondisi standar
10. Operasi standar
11. Instruksi standar
12. Balas jasa insentif

Frederick Winslow Taylor :

Pertama kali manajemen ilmiah atau manajemen yang menggunakan ilmu pengetahuan dibahas, sekitar tahun 1900-an. Taylor adalah manajer dan penasihat perusahaan dan merupakan salah seorang tokoh besar manajemen. Taylor dikenal sebagai Bapak Manajemen Ilmiah.

Henry Laurance Gantt (1861 1919)

Adapun gagasan yang dicetuskannya adalah :
  1. Kerja sama yang saling menguntungkan antara manajer dan tenaga kerja untuk mencapai tujuan bersama
  2. Mengadakan seleksi ilmiah terhadap tenaga kerja
  3. Pembayar upah pegawai dengan menggunakan sistem bonus
  4. Penggunaan instruksi kerja yang terperinci
 
Jadi bisa disimpulkan bahwa Teori Manajemen Ilmiah berbagi dengan Teori Administrasi dan Teori Birokrasi yang menekankan pada sisi logika, perintah dan hirarki dalam organisasi. Seperti halnya dalam teori administrasi, di dalam manajemen ilmiah bisa terdapat perbedaan pada praktek manajemennya.


3. Coba jelaskan tentang Teori Matinya Birokrasi ?

Teori matinya birokrasi milik Warren Bennis menyatakan bahwa kondisi saat ini menunjukkan bahwa bentuk organisasi yang ideal adalah adhocracy yang fleksibel. Adhocracy adalah jenis organisasi yang beroperasi dalam mode berlawanan dengan birokrasi. Istilah ini pertama kali dipopulerkan pada tahun 1970 oleh Alvin Toffler, dan sejak itu menjadi sering digunakan dalam teori manajemen organisasi selanjutnya dikembangkan oleh akademisi seperti Henry Mintzberg.


 Sumber :



Senin, 18 Juni 2012 0 komentar

Perbedaan Masyarakat Desa dan Masyarakat Kota

Kota


Kota itu adalah kawasan pemukiman yang biasanya diisi oleh banyak rumah-rumah, gedung-gedung, perkantoran, pabrik, dan lain lain.
Jelas kota sangat jauh berbeda dengan desa. Yang membedakannya adalah lingkungannya, kepadatan penduduk, dan ukuran wilayahnya.
Lingkungan di perkotaan menurut saya lebih buruk dibandingkan dari desa karena banyak pabrik yg membuang sembarangan limbahnya dan biasanya perkotaan lebih luas wilayahnya dibandingkan pedesaan.
Kota juga mempunyai banyak fasilitas yg dibuat untuk masyarakat kota itu sendiri untuk mendukung kehidupan masyarakat kota tersebut
Contohnya kendaraan umum atau angkutan umum seperti kereta, bus dan lain lain.



Masyarakat Kota
 


Menurut saya hidup di kota itu keras karena banyaknya kejahatan, susahnya mencari lapangan kerja dan polusi udara yg sangat parah.
Kesadaran masyarakat kota dalam menjaga fasilitas umum juga masih sangat kurang karena masih banyak sekali orang yg suka merusak fasilitas yg ada seperti merusak telpon umum, mencoret-coret tembok jalanan, membuang sampah sembarangan padahal itu semua juga akan berdampak buruk untuk mereka juga
Bahkan ada juga yg sampai menebarkan paku di jalanan demi mendapat penghasilan yg lebih. Hal yg begini yg harus dibenahi
 
 
Desa
 


Desa adalah sebuah permukiman yg terletak di area perdesaan. Di Indonesia desa biasa disebut pembagian wilayah administratif di Indonesia di bawah kecamatan yang dipimpin oleh seorang kepala desa. Lingkungan yg ada di pedesaan jelas lebih baik daripada di kota.
Perangkat Desa bertugas membantu Kepala Desa dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya. Perangkat Desa terdiri dari Sekretaris Desa dan Perangkat Desa Lainnya. Salah satu perangkat desa adalah Sekretaris Desa, yang diisi dari Pegawai Negri Sipil. Sekretaris Desa diangkat oleh Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota atas nama Bupati/Walikota.
Perangkat Desa lainnya diangkat oleh Kepala Desa dari penduduk desa, yang ditetapkan dengan Keputusan Kepala Desa. perangkat desa juga mempunyai tugas untuk mengayomi kepentingan masyarakatnya

 
Masyarakat Desa


Banyak orang yang menyebut kalau pedesaan itu sama seperti kampung atau orang orangnya yg tidak modern seperti di kota.
 Ciri-ciri masyarakat desa :
  • Kehidupan keagamaan di kota berkurang dibandingkan dengan kehidupan keagamaan di desa.
  • Orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus bergantung pada orang lain. Yang penting disini adalah manusia perorangan atau individu.
  • Pembagian kerja di antara warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata.
  • Kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan juga lebih banyak diperoleh warga kota dari pada warga desa.
  • Interaksi yang lebih banyak terjadi berdasarkan pada faktor kepentingan daripada faktor pribadi.
  • Pembagian waktu yang lebih teliti dan sangat penting, untuk dapat mengejar kebutuhan individu.
  • Perubahan-perubahan sosial tampak dengan nyata di kota-kota, sebab kota biasanya terbuka dalam menerima pengaruh
Interaksi Sosial di Daerah Pedesaan
 
Interaksi sosial adalah hubungan timbal-balik dalam masyarakat, di masyrakat pedesaan interkasi sosial ini masih sangat baik, mereka masih sangat tegang rasa satu sama lain dan siap membantu bila ada yang meminta pertolongan, dikarenakan di pedesaan masih ada sifat kekeluargaan dan saling membantu bila ada perayaan hajatan ataupun adat dan agama, dan mereka masih beranggapan bahwa satu sama lain adalah juga bagian dari keluarga.
Masyarakat desa cenderung memiliki sikap yang sama, menjunjung nilai luhur yang sama, berhubungan erat dan sederhana.
Contohnya bila interaksi sosial di pedesaan masih sangat bergantung satu sama lain yaitu bila ada perayaan adat mereka akan bekerja sama untuk kelancaran berjalannya perayaaan, mulai dari yang menyiapkan sajian makanan, umbul-umbul dan peralatan yang dibutuhkan dalam perayaan.
 
;