Minggu, 07 Oktober 2012 0 komentar

Teori Organisasi Umum (Tugas 1)

Di post kali ini saya akan menjawab pertanyaan yang diberikan oleh dosen sebagai tugas SoftSkill yang pertama. Berikut pertanyaan sekaligus jawabannya :

1. Jelaskan konsep dari Teori X dan Y ?

Teori X dan Y adalah teori yang menjelaskan bahwa suatu perilaku tertentu dapat membedakan mana yang pemimpin dan mana yang bukan pemimpin pada orang-orang. Konsep teori X dan Y dikemukakan oleh Douglas McGregor dalam buku The Human Side Enterprise di mana para manajer / pemimpin organisasi perusahaan memiliki dua jenis pandangan terhadap para pegawai / karyawan yaitu teori X atau teori Y.

A. Teori X

Pada Teori X ini menyatakan pada dasarnya manusia adalah makhluk pemalas yang tidak suka bekerja serta senang menghindar dari pekerjaan dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Pekerja memiliki ambisi yang kecil untuk mencapai tujuan perusahaan namun menginginkan balas jasa serta jaminan hidup yang tinggi. Dalam bekerja para pekerja harus terus diawasi, diancam serta diarahkan agar dapat bekerja sesuai dengan yang diinginkan perusahaan.

B. Teori Y

Teori ini memiliki anggapan bahwa kerja adalah kodrat manusia seperti halnya kegiatan sehari-hari lainnya. Pekerja tidak perlu terlalu diawasi dan diancam secara ketat karena mereka memiliki pengendalian serta pengerahan diri untuk bekerja sesuai tujuan perusahaan. Pekerja memiliki kemampuan kreativitas, imajinasi, kepandaian serta memahami tanggung jawab dan prestasi atas pencapaian tujuan kerja. Pekerja juga tidak harus mengerahkan segala potensi diri yang dimiliki dalam bekerja.
Ini adalah salah satu teori kepemimpinan yang masih banyak penganutnya. Menurut McGregor, organisasi tradisional dengan ciri-cirinya yang sentralisasi dalam pengambilan keputusan, terumuskan dalam dua model yang dia namakan Theori X dan Teori.Y.
Teori X menyatakan bahwa sebagian besar orang-orang ini lebih suka diperintah, dan tidak tertarik akan rasa tanggung jawab serta menginginkan keamanan atas segalanya.

Jadi, untuk tipe orang yang memiliki tipe teori X adalah orang dengan sifat yang tidak akan bekerja tanpa perintah, sebaliknya orang yang memiliki tipe teori Y akan bekerja dengan sendirinya tanpa perintah atau pengawasan dari atasannya. Tipe Y ini adalah tipe yang sudah menyadari tugas dan tanggung jawab pekerjaannya.


2. Apa yang dimaksud dengan Teori Manajemen Ilmiah ?

Teori Manajemen Ilmiah termasuk kedalam Teori Organisasi Klasik, karena dalam teori ini juga berhubungan dengan adanya Tujuan, wewenang, kegiatan dan kerjasama.
Teori Manajemen Ilmiah menurut para ahli :

Herrrington Emerson (1853 – 1931) :

Beliau berpendapat bahwa penyakit yang mengganggu sistem manajemen dalam industri adalah adanya pemborosan dan inefisinesi. Oleh karena itu ia menganjurkan :
1. Tujuan jelas
2. Kegiatan logis
3. Staf memadai
4. Disiplin kerja
5. Balas jasa yang adil
6. Laporan terpecaya
7. Urutan instruksi
8. Standar kegiatan
9. Kondisi standar
10. Operasi standar
11. Instruksi standar
12. Balas jasa insentif

Frederick Winslow Taylor :

Pertama kali manajemen ilmiah atau manajemen yang menggunakan ilmu pengetahuan dibahas, sekitar tahun 1900-an. Taylor adalah manajer dan penasihat perusahaan dan merupakan salah seorang tokoh besar manajemen. Taylor dikenal sebagai Bapak Manajemen Ilmiah.

Henry Laurance Gantt (1861 1919)

Adapun gagasan yang dicetuskannya adalah :
  1. Kerja sama yang saling menguntungkan antara manajer dan tenaga kerja untuk mencapai tujuan bersama
  2. Mengadakan seleksi ilmiah terhadap tenaga kerja
  3. Pembayar upah pegawai dengan menggunakan sistem bonus
  4. Penggunaan instruksi kerja yang terperinci
 
Jadi bisa disimpulkan bahwa Teori Manajemen Ilmiah berbagi dengan Teori Administrasi dan Teori Birokrasi yang menekankan pada sisi logika, perintah dan hirarki dalam organisasi. Seperti halnya dalam teori administrasi, di dalam manajemen ilmiah bisa terdapat perbedaan pada praktek manajemennya.


3. Coba jelaskan tentang Teori Matinya Birokrasi ?

Teori matinya birokrasi milik Warren Bennis menyatakan bahwa kondisi saat ini menunjukkan bahwa bentuk organisasi yang ideal adalah adhocracy yang fleksibel. Adhocracy adalah jenis organisasi yang beroperasi dalam mode berlawanan dengan birokrasi. Istilah ini pertama kali dipopulerkan pada tahun 1970 oleh Alvin Toffler, dan sejak itu menjadi sering digunakan dalam teori manajemen organisasi selanjutnya dikembangkan oleh akademisi seperti Henry Mintzberg.


 Sumber :



Senin, 18 Juni 2012 0 komentar

Perbedaan Masyarakat Desa dan Masyarakat Kota

Kota


Kota itu adalah kawasan pemukiman yang biasanya diisi oleh banyak rumah-rumah, gedung-gedung, perkantoran, pabrik, dan lain lain.
Jelas kota sangat jauh berbeda dengan desa. Yang membedakannya adalah lingkungannya, kepadatan penduduk, dan ukuran wilayahnya.
Lingkungan di perkotaan menurut saya lebih buruk dibandingkan dari desa karena banyak pabrik yg membuang sembarangan limbahnya dan biasanya perkotaan lebih luas wilayahnya dibandingkan pedesaan.
Kota juga mempunyai banyak fasilitas yg dibuat untuk masyarakat kota itu sendiri untuk mendukung kehidupan masyarakat kota tersebut
Contohnya kendaraan umum atau angkutan umum seperti kereta, bus dan lain lain.



Masyarakat Kota
 


Menurut saya hidup di kota itu keras karena banyaknya kejahatan, susahnya mencari lapangan kerja dan polusi udara yg sangat parah.
Kesadaran masyarakat kota dalam menjaga fasilitas umum juga masih sangat kurang karena masih banyak sekali orang yg suka merusak fasilitas yg ada seperti merusak telpon umum, mencoret-coret tembok jalanan, membuang sampah sembarangan padahal itu semua juga akan berdampak buruk untuk mereka juga
Bahkan ada juga yg sampai menebarkan paku di jalanan demi mendapat penghasilan yg lebih. Hal yg begini yg harus dibenahi
 
 
Desa
 


Desa adalah sebuah permukiman yg terletak di area perdesaan. Di Indonesia desa biasa disebut pembagian wilayah administratif di Indonesia di bawah kecamatan yang dipimpin oleh seorang kepala desa. Lingkungan yg ada di pedesaan jelas lebih baik daripada di kota.
Perangkat Desa bertugas membantu Kepala Desa dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya. Perangkat Desa terdiri dari Sekretaris Desa dan Perangkat Desa Lainnya. Salah satu perangkat desa adalah Sekretaris Desa, yang diisi dari Pegawai Negri Sipil. Sekretaris Desa diangkat oleh Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota atas nama Bupati/Walikota.
Perangkat Desa lainnya diangkat oleh Kepala Desa dari penduduk desa, yang ditetapkan dengan Keputusan Kepala Desa. perangkat desa juga mempunyai tugas untuk mengayomi kepentingan masyarakatnya

 
Masyarakat Desa


Banyak orang yang menyebut kalau pedesaan itu sama seperti kampung atau orang orangnya yg tidak modern seperti di kota.
 Ciri-ciri masyarakat desa :
  • Kehidupan keagamaan di kota berkurang dibandingkan dengan kehidupan keagamaan di desa.
  • Orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus bergantung pada orang lain. Yang penting disini adalah manusia perorangan atau individu.
  • Pembagian kerja di antara warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata.
  • Kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan juga lebih banyak diperoleh warga kota dari pada warga desa.
  • Interaksi yang lebih banyak terjadi berdasarkan pada faktor kepentingan daripada faktor pribadi.
  • Pembagian waktu yang lebih teliti dan sangat penting, untuk dapat mengejar kebutuhan individu.
  • Perubahan-perubahan sosial tampak dengan nyata di kota-kota, sebab kota biasanya terbuka dalam menerima pengaruh
Interaksi Sosial di Daerah Pedesaan
 
Interaksi sosial adalah hubungan timbal-balik dalam masyarakat, di masyrakat pedesaan interkasi sosial ini masih sangat baik, mereka masih sangat tegang rasa satu sama lain dan siap membantu bila ada yang meminta pertolongan, dikarenakan di pedesaan masih ada sifat kekeluargaan dan saling membantu bila ada perayaan hajatan ataupun adat dan agama, dan mereka masih beranggapan bahwa satu sama lain adalah juga bagian dari keluarga.
Masyarakat desa cenderung memiliki sikap yang sama, menjunjung nilai luhur yang sama, berhubungan erat dan sederhana.
Contohnya bila interaksi sosial di pedesaan masih sangat bergantung satu sama lain yaitu bila ada perayaan adat mereka akan bekerja sama untuk kelancaran berjalannya perayaaan, mulai dari yang menyiapkan sajian makanan, umbul-umbul dan peralatan yang dibutuhkan dalam perayaan.
Selasa, 17 April 2012 0 komentar

Keindahan dan Keburukan

 Keindahan

Kalau kita mendengar kata indah pasti yang terlewat dalam pikiran kita sesuatu yang indah tersebut adalah sesuatu yang enak untuk dilihat dan tidak membonsankan.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan adalah keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya.

Keburukan

Keburukan memiliki arti yang sangat berlawanan dengan keindahan. Pengertian keburukan yaitu sesuatu yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Dan juga jika kita melakukan suatu keburukan, kita akan berdosa. Keburukan ini tentu harus dijauhi oleh manusia karena sifat keburukan ini tidak mempunyai keuntungan sama sekali.


1.  Keindahan dan Estetika
  
Tahukah anda apa itu estetika? Estetika itu adalah ilmu yang membahas tentang keindahan. Estetika ini membahas cara bagaimana seseorang bisa merasakan suatu keindahan dan bagaimana keindahan ini bisa terbentuk. Keindahan itu ada banyak. Salah satu contohnya ialah keindahan alam. Bagaimanakah cara menciptakan keindahan alam? Yaitu dengan kesadaran manusia itu sendiri untuk menjaga keindahan alam. Jika manusia menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan pasti bumi yang kita tempati ini akan terlihat indah.

2.  Keindahan dan Kebudayaan

 Keindahan dan Kebudayaan juga tentu mempunya hubungan yang sangat erat. Tanpa keindahan di dalam kebudayaan tersebut maka peminat dalam kebudayaan tersebut pun pasti akan sedikit dan kebudayaan tersebut tidak akan terjaga kelestariannya.
Secara teori Kebudayaan itu adalah tradisi dan adat istiadat yang jadi ciri khas suatu daerah. Setiap daerah mempunyai kebudayaan masing-masing dan kebudayaan tersebut wajib dilestarikan agar daerah tersebut mempunyai keindahan tersendiri dengan adanya suatu kebudayaan tersebut.


3.  Keindahan dan Karya Cipta

Karya cipta adalah suatu karya atau kreasi yang dibuat oleh seseorang yang mempunyai keahlian yang tinggi dalam seni. Karya cipta seseorang akan dipandang bagus apabila dalam hasil karya tersebut mempunyai nilai keindahan di dalamnya. Contohnya adalah lukisan yang dibuat oleh pelukis. Lukisan tersebut akan dibilang bagus apabila hasil lukisan tersebut indah untuk dilihat dan enak untuk dipandang. Itulah contoh eratnya hubungan Keindahan dengan Karya Cipta.
 
;